28th July, 2014

Idul Fitri 1435 H

Taqobbalallahu minna wa minkum. Selamat hari raya Idul Fitri 1435 H. Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin yaa kawan-kawan. Alhamdulillah lebaran kali ini masih bisa dirayakan bersama keluarga besar di Makassar. Lebaran kali ini cukup sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena beberapa keluarga sudah lebih dulu berangkat ke kampung setelah salat Ied untuk ziarah kubur sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga di sana. Tapi yang terpenting masih bisa tetap berkumpul bersama di hari yang berbahagia ini.

Saya jadi ingat beberapa tahun lalu pas awal masuk kuliah, sempet ngak pengen pulang lebaran karena takut nyusahin orang tua karena harga tiket pesawat waktu itu mahal banget. Lucu banget tiap inget kejadian itu haha. Yaa, waktu itu mungkin saya belum sadar kalo lebaran bukan hanya sekedar meminta maaf kepada orang lain atas kesalahan yang telah kita perbuat, tetapi lebih dari itu. Lebaran adalah momen di mana seluruh keluarga besar dapat berkumpul bersama setelah setahun melakukan aktivitas masing-masing. Momen yang sangat langka dan saya baru menyadari itu setelah beberapa tahun ini keluarga besar saya sulit sekali untuk berkumpul semua dikarenakan banyak yang tidak bisa pulang ke Makassar untuk merayakan Idul Fitri secara bersama-sama. Mudah-mudahan tahun depan kami semua sudah dapat berkumpul lagi. Aamiin.

Namun, lebaran ini ditutup dengan sebuah berita duka. Salah seorang guru saya di SMAN 17 Makassar, Bu Yusnawiah berpulang ke rahmatullah sore tadi. Terima kasih atas ilmu yang telah Ibu ajarkan kepada kami. Semoga amal ibadah Ibu diterima di sisiNya. Aamiin ya rabbal alamin.

26th July, 2014

Kemandirian IT

I’m home yeay. Sudah hampir seminggu ini saya berada di Makassar. Seperti biasa, tiap di rumah pasti bawaannya jadi malas2an haha. Padahal ada banyak yang mesti dikerjaiin ckck. Ya ngak papalah sejenak bersantai di rumah setelah melewati beberapa bulan yang hectic. Mari kita mulai hari yang produktif lagi dengan menulis post ini. Sekarang ceritanya saya pengen nulis cerita mengenai tempat saya melaksanakan KP kemaren. Yak, Bank Rakyat Indonesia ato BRI. Sebenernya udah pengen nulis ini pas masa KP kemarin berakhir, cuman saya ngak berhasil mengumpulkan niat untuk menuliskannya haha.

Apa yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar Bank BRI? Bank kecil? Untuk petani, nelayan, buruh? Lokasinya di desa? Ngak keren? Apalagi? Mungkin itu hanya beberapa pandangan kalian tentang bank ini. Yap, sebagian yang saya tulis di atas emang ngak salah dan saya ngak akan menyalahkan kalian kalo berpandangan seperti itu. BRI emang didirikan dengan fokus pelayanan kepada masyarakat menengah ke bawah atau para pengusaha kecil dan menengah. Oleh karena itu, mereka memiliki lokasi di desa-desa sehingga dapat lebih menjangkau masyarakat bawah dan mungkin memiliki image ngak keren di mata sebagian orang. Namun di balik semua itu, ada satu hal di luar dugaan yang saya lihat di BRI selama saya menjalani KP di sana.

Kami di sini membangun kemandirian IT. Kami tidak ingin lagi bergantung kepada orang luar. Masa hanya untuk urusan server harus bergantung ke orang Singapura? Orang-orang di negeri ini juga memiliki kompetensi yang tidak kalah hebat. Kami yakin bisa bersaing dengan bank-bank internasional - I Nyoman Sugiri Yasa, Kabag PSB Divisi TSI BRI

Yak, kalimat-kalimat di ataslah yang membuat saya mulai memberikan respek yang tinggi ke bank ini, terutama divisi TSI. Kenapa? Karena mereka tidak sekedar bekerja untuk operasional sehari-hari, tetapi mereka juga memiliki visi yang sangat jelas. Visi yang bagi sebagian orang mungkin masih akan dipertanyakan dengan melihat kondisi bangsa sekarang, tetapi menurut saya itu lebih baik daripada sekedar bekerja tanpa arah. Kemandirian IT, yak itulah yang mereka kejar. Meskipun saat ini baru bisa dimulai dari perangkat lunak, tetapi suatu saat mereka berharap Indonesia juga dapat memiliki industri perangkat keras yang dapat bersaing secara global sehingga kemandirian IT benar2 dapat dilakukan.

Divisi TSI ini mungkin merupakan salah satu software house terbesar di Indonesia - I Nyoman Sugiri Yasa, Kabag PSB Divisi TSI BRI

Mereka memulainya dengan cara menjadikan divisi TSI sebagai sebuah software house. Divisi TSI akan membuat seluruh aplikasi yang dibutuhkan oleh BRI, mulai dari yang digunakan oleh nasabah hingga yang digunakan oleh internal perusahaan sendiri. Aplikasi yang dibuat sangat spesifik sesuai kebutuhan BRI. Contohnya untuk urusan surat-menyurat, mereka sudah menggunakan aplikasi e-Office sehingga surat tidak perlu lagi dicetak. Ada aplikasi e-Lembur untuk menghitung jumlah jam lembur yang telah dilakukan. Bahkan untuk mengurus cuti, karyawan BRI memiliki aplikasi e-Cuti.

Meskipun dari segi jumlah aset BRI masih kalah dari beberapa bank lain di indonesia tetapi dari segi IT, saya menganggap mereka salah satu yang paling maju. Di saat banyak bank yang masih mengandalkan pihak ketiga untuk membuat aplikasi-aplikasi untuk bank tersebut, BRI sudah memiliki software house sendiri. Mereka juga mempunyai programmer yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Perusahaan non IT apa yang mau menggaji programmer sebanyak itu ?

Salut buat BRI, khususnya buat Divisi TSI ! Semoga satelitnya yang di Palo Alto cepat beres haha. And the last, dont judge the book by its cover and also dont judge the bank by its image.

22nd July, 2014

  • Apa kabar BRI ?
  • Luar biasa !
  • Bagaimana BRI ?
  • Harus lebih baik, pasti yang terbaik !

22nd July, 2014

“Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan”

— Imam Syafi’i (via gilangramadhn)

20th July, 2014

What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me. What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me.

What an amazing day with my family! This is the reason why I choose today to come back. A real moodbooster for me.

20th July, 2014

Goodbye this crowded city, thanks for the valuable experience here~

Goodbye this crowded city, thanks for the valuable experience here~

blog comments powered by Disqus